Latest Posts

Kamis, 27 Juli 2017

Selasa, 25 Juli 2017

Minggu, 10 Mei 2015

Narkoba Bukan Konsumsi Generasi Muda

Narkoba. Pasti sering kita dengar bukan namanya? Bukan hal yang asing lagi bagi kita dengan nama tersebut. Narkoba adalah suatu zat yang dapat menyebabkan seseorang menjadi ketergantungan dengan zat tersebut dan juga mempengaruhi sel-sel saraf otak. Suatu zat yang sangat merugikan bagi diri kita, namun jika digunakan dengan benar dapat kita manfaatkan dalam dunia pengobatan. Seperti  morfin yang dapat menghilangkan rasa nyeri pada penyakit kanker, obat bius saat operasi pasien, dan masih banyak lagi.

                Sayangnya, di zaman sekarang ini banyak sekali orang-orang yang menggunakan narkoba bukan pada tempatnya. Mereka menggunakan narkoba hanya untuk kesenangan semata, hanya karena gengsi yang ditimbulkan dari lingkungan masyarakat, tanpa resep dokter dan tidak sesuai takaran yang akhirnya merugikan diri mereka sendiri.

                Lebih miris lagi, sekarang ini mulai banyak pemuda-pemudi Indonesia yang mencoba-coba zat terlarang ini. Bermula dari rasa ingin tahu, mencoba sedikit, mulai ketagihan dan akhirnya menjadi pecandu berat pada zat ini. Mereka semua menjadi sangat berketergantungan pada narkoba, rela melakukan segala hal demi barang haram ini.

                Peredaran narkoba di kalangan remaja ini, berawal dari pergaulan yang kurang baik dan rasa gengsi yang besar. Terpengaruhi oleh teman sepermainan yang membujuk untuk menggunakan narkoba yang katanya bisa menghilangkan stress, melepaskan beban masalah, membuat lebih gembira, membuat kita merasa bebas melayang. ITU SEMUA BOHONG! Perkataan-perkataan yang kelihatannya sangat manis namun setelah dicoba sangat pahit rasanya. Semua itu hanya rayuan semata untuk menyesatkan hidup kita.

                Menghilangkan stress? Melepaskan beban masalah? Justru narkoba membuat kita semakin terjatuh ke masalah yang lebih dalam. Kita menjadi sangat berketergantungan pada narkoba dan akhirnya kita mencari segala cara tanpa memikirkan benar atau tidaknya tindakan kita.

                Membuat lebih gembira? Membuat kita merasa bebas melayang? Bagaimana kita ingin bebas jika kita harus terus bergantung pada narkoba? Bagaimana kita bisa merasa gembira jika narkoba mengambil kesempatan kita untuk menjalani masa muda yang lebih cerah? Kesempatan meraih ilmu, menempuh kesuksesan, melewati masa muda yang menyenangkan, semua itu sirna ditelan oleh narkoba yang telah merusak tubuh kita ini.

                Seharusnya pemerintah juga lebih tegas dalam menangani hal ini. Jelas ini masalah yang besar karena narkoba yang bebas di kalangan remaja Indonesia, bisa membunuh para generasi muda penerus bangsa yang seharusnya menjadi calon pemimpin yang akan membuat Indonesia lebih maju dan sukses. Jika semua generasi muda telah habis ditelan narkoba, bagaimana kelanjutan kita di negara ini? Jika semua generasi muda menjadi orang yang gagal karena mereka telah dirusak hidupnya oleh narkoba, maka siapa yang akan memimpin negara ini ke arah yang lebih baik?

                Apa kita harus berdiam diri saja dengan hal ini? Apa kita harus menutup mata? Apa kita harus menyepelekan masalah ini? Tentu saja TIDAK! Kita harus bertindak! Kita tidak boleh menyepelekan masalah ini, kita harus bisa menuntun para generasi muda kita ke arah yang lebih baik untuk masa depan yang baik. Kita harus bisa menjaga para generasi muda kita agar tetap terjaga baik kualitasnya.

                Lalu, apa saja yang harus kita lakukan untuk menjaga mereka?
1.            Yang pasti haruslah dari diri masing-masing terlebih dahulu. Latih para remaja untuk lebih mendekatkan diri pada agama. Karena dari iman yang kuat, akan tumbuh tekad yang kuat pula untuk menghindari hal-hal negatif.
2.            Tanamkan prinsip hidup pada diri sendiri. Prinsip hidup yang tak bisa digoyahkan oleh siapapun. Yang mengarahkan kita kepada kebaikan dan juga kesuksesan.  Bukan yang dengan mudah dipatahkan hanya karena rasa gengsi semata. Lawan rasa gengsi itu! Masa depanmu lebih penting dibanding rasa gengsi itu. Karena rasa gengsi tidak menjamin masa depanmu.
3.            Beri anak aktifitas yang positif, seru dan dapat melatih kecerdasan juga. Karena dengan memiliki kesibukan dalam aktifitas yang disukai, bisa membuat anak tidak memiliki rasa tertarik untuk mencoba hal-hal yang negatif.
4.            Selain dari diri sendiri, peran keluarga juga penting dalam kehidupan. Keluarga yang bagus akan menghasilkan anak yang bagus juga. Jika keluarga berhasil menjaganya, maka anak itu akan tumbuh menjadi anak yang berhasil. Perhatian dari keluarga sangat dibutuhkan. Bukan perhatian yang terlalu over, bukan juga perhatian yang terlalu low. Keluarga harus bisa memantau aktifitas anaknya, tapi jangan sampai anak tersebut merasa terkekang. Mungkin cukup dengan menanyakan kabar dan aktifitas rutin yang dia lakukan.
5.            Dari pihak anak juga harus bisa menjaga pergaulan. Karena pergaulan yang buruk akan menghasilkan orang-orang yang buruk juga. Para remaja biasanya lebih mudah terpengaruh oleh ajakan teman-temannya. Maka dari itu, pilihlah teman yang baik dalam bergaul agar tidak terjerumus dalam kesesatan.
6.            Para remaja juga harus dibekali dengan pengetahuan. Bisa kita lakukan dengan diadakannya penyuluhan, membahas macam-macam narkoba, ciri-cirinya, serta dampak buruk narkoba jika dikonsumsi. Dengan ini para remaja dapat mengetahui tentang narkoba dan dapat menghindarinya.
7.            Hukum lebih diperketat suatu keharusan pastinya. Ini bukan masalah yang main-main, narkoba telah membunuh lebih dari 50 orang setiap harinya (http://news.metrotvnews.com). Bayangkan jika kita semua diperdaya untuk mengkonsumsi narkoba! Apa yang akan terjadi selanjutnya? Para calon pemimpin, penemu, penerus bangsa ini bisa habis ditelan oleh narkoba. Tahukah kamu? Indonesia telah menjadi target besar untuk pengedaran narkoba. Mengapa? Karena keuntungan yang besar dan hukuman yang ringan (http://nasional.kompas.com). Seharusnya Indonesia lebih memperketat sistem hukum dalam masalah narkoba ini, karena jelas ini merupakan salah satu usaha pembunuhan walau tidak memakai kekerasan. Jika bukan sekarang, kapan lagi? Apa kita harus menunggu sampai narkoba memakan lebih banyak korban? Jika hukum tidak bisa tegas, maka para pengedar narkoba akan lebih leluasa menjajakan barang ilegal itu dan membasmi para generasi muda Indonesia yang seharusnya bisa tumbuh menjadi orang sukses yang memimpin Indonesia menjadi negara yang lebih maju dan baik.
8.            Selain itu, dari pihak para petinggi negara dan penegak hukum serta tokoh-tokoh yang lebih dipandang pun harus memberi contoh yang baik. Jangan sampai kita melarang namun kita juga yang melanggar. Karena para remaja juga akan meniru para tokoh terpandang yang dilihatnya.


                Dengan ini, kita harus bisa lebih berhati-hati dan lebih memperhatikan para remaja yang sedang dalam proses mengikuti jalan hidupnya menuju puncak keberhasilan. Menjauhkan para remaja dari zat berbahaya bernama NARKOBA. Karena narkoba BUKAN konsumsi untuk para generasi muda yang cemerlang, karena narkoba BUKAN suatu hal yang perlu dicoba, karena narkoba BUKAN hal keren bagi remaja Indonesia.

Total Pageviews

Diberdayakan oleh Blogger.

About me